DomainPublik.id | Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, mendapat pembangunan lima Kampung Nelayan Merah Putih yang tersebar di lima desa. Sejumlah fasilitas penunjang aktivitas perikanan akan dibangun di kawasan tersebut, mulai dari tambat labuh, Tempat Pendaratan Ikan (TPI), pabrik es portabel hingga cold storage.
Lima Kampung Nelayan Merah Putih tersebut masing-masing berlokasi di Desa Manuru dan Desa Kumbewaha, Kecamatan Siotapina; Desa Wasampela, Kecamatan Wabula; Desa Lasalimu, Kecamatan Lasalimu Selatan; serta Desa Holimombo Jaya, Kecamatan Pasarwajo.
Sebagai bagian dari persiapan pembangunan, tim Dinas Perikanan Kabupaten Buton bersama perwakilan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta pihak kontraktor melakukan peninjauan terhadap tiga lokasi pada Minggu (6/9/2026).
Tiga lokasi yang ditinjau yakni Desa Kumbewaha, Kecamatan Siotapina; Desa Lasalimu, Kecamatan Lasalimu Selatan; dan Desa Holimombo Jaya, Kecamatan Pasarwajo.
Tim Dinas Perikanan Kabupaten Buton dipimpin Kepala Dinas Perikanan, Rasmin Rahman, bersama sejumlah staf. Peninjauan juga diikuti perwakilan PPK KKP, Amrullah, serta perwakilan kontraktor, Ajud.

Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Buton, Yusuf, yang ikut dalam peninjauan mengatakan, kunjungan lapangan dilakukan untuk memastikan kondisi lokasi sekaligus melihat berbagai aspek yang berkaitan dengan rencana pembangunan fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih.
Peninjauan tersebut mencakup kondisi geografis, akses menuju lokasi, kebutuhan nelayan hingga kesiapan kawasan sebelum pembangunan fasilitas dilaksanakan.
Hal itu dilakukan karena masing-masing lokasi memiliki kondisi dan kebutuhan masyarakat nelayan yang berbeda. Pengecekan langsung menjadi bagian dari persiapan agar fasilitas yang direncanakan dapat disesuaikan dengan kondisi di setiap lokasi.
Dalam rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, sedikitnya terdapat enam fasilitas yang akan disiapkan, yakni tambat labuh kapal nelayan, tempat pendaratan ikan, pabrik es portabel, cold storage, kios pesisir dan sumur bor, serta fasilitas pendukung lainnya.
Tambat labuh disiapkan untuk menunjang kapal nelayan saat bersandar, sedangkan TPI akan mendukung aktivitas pendaratan dan penanganan hasil tangkapan nelayan.
Sementara itu, pabrik es portabel dan cold storage direncanakan untuk mendukung penyimpanan hasil perikanan dan menjaga kualitas hasil tangkapan. Kios Pesisir akan menjadi fasilitas pendukung kebutuhan masyarakat nelayan dan aktivitas ekonomi di kawasan pesisir.
Adapun sumur bor direncanakan untuk menyediakan kebutuhan air yang menunjang aktivitas masyarakat maupun operasional fasilitas di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih.
Sebelum meninjau tiga lokasi tersebut, tim juga telah melakukan peninjauan lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Wasampela, Kecamatan Wabula, serta Desa Manuru, Kecamatan Siotapina.
Dengan demikian, lima lokasi Kampung Nelayan Merah Putih yang direncanakan dibangun di Kabupaten Buton tahun ini telah masuk dalam rangkaian peninjauan lapangan sebagai bagian dari persiapan pembangunan.

















